AZIZAH THERY
3TB05
21316272
Sungai Sumida (隅田川 Sumidagawa) adalah sungai yang mengalir di Tokyo, Jepang. Sungai ini berasal dari percabangan Sungai Arakawa di Kita, Tokyo (Pintu Air Iwabuchi), dan bersatu dengan Sungai Shingashi yang mengalir di Prefektur Saitama. Sungai Sumida bersama anak-anak sungai yang disebut Sungai Shingashi, Sungai Shakujii, Sungai Kanda, dan Sungai Nihonbashi bermuara di Teluk Tokyo. Festival Kembang Api Sumidagawa adalah acara tahunan yang diselenggarakan di tepian Sungai Sumida. Sungai ini mengalir melewati 7 distrik di Tokyo.
Sungai Sumida dulunya merupakan bagian hilir Sungai Arakawa. Pada zaman Edo, bagian sungai di Asakusa disebut orang dengan nama Sungai Asakusa atau Sungai Sumida. Bagian hulunya disebut Sungai Arakawa atau Sungai Miyako. Pada tahun 1910, kanal drainase Sungai Arakawa dibangun untuk mencegah banjir. Setelah itu pada tahun 1965, kanal drainase Sungai Arakawa hanya disebut sebagai Sungai Arakawa, bagian hilir sungai dari Pintu Air Iwabuchi hingga ke muara di Teluk Tokyo secara resmi disebut Sungai Sumida.
Dibagian kanan dan kiri sungai terdapat lahan kosong yang dijadikan taman kota. Lahan tersebut sempat menjadi blok perumahan namun telah hancur akibat gempa. Disebut juga sebagai taman Sumida.
Di Taman Sumida yang terletak di sepanjang Sungai Sumida, selain bisa menikmati keindahan bunga-bunga sesuai musim seperti sakura, bunga buah plum, bunga panca warna, dll., kita juga bisa melihat menara tertinggi di dunia Skytree serta pertunjukan kembang api pada musim panas yang didatangi sekitar 900.000 pengunjung.
Pada zaman Edo (sekitar tahun 1700), Shogun ke-8, Tokugawa Yoshimune mulai menanam pohon sakura, dan sekarang deretan pohon sakura bisa kita nikmati di kedua sisi sungai sepanjang 1 kilometer. Tepian sungai yang dipenuhi dengan sekitar 640 batang pohon sakura tersebut, dipilih sebagai salah satu dari seratus lokasi untuk menikmati keindahan sakura dan terkenal di Tokyo sebagai tempat yang terkenal untuk melihat sakura. Dekat dari Sensouji dan Tokyo Skytree, kita bisa berkeliling sambil menikmati tempat-tempat wisata. Setelah matahari terbenam, juga bisa menikmati keindahan sakura di malam hari yang dihiasi dengan lampu.
Selain itu, pada musim sakura, banyak toko-toko terbuka, sehingga kita bisa menikmati keindahan sakura sambil berjalan dan menikmati rasa makanan.


0 comments:
Post a Comment